Fieldtrip 1

 

STPP Magelang selalu menjamin mutu dan kualitas daripada profil output mahasiswanya. Berbagai kegiatan di lapangan wajib dilaksanakan setiap tahunnya. Kali ini STPP magelang melaksanakan kegiatan di lapangan dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa tingkat 2/semester III Jurluhnak tentang penguasaan mata kuliah Perencanaan Agribisnis, Nilai Tambah dan Pengelolaan Limbah dengan melaksanakan kegiatan Praktek Lapang (Field Trip) ke sejumlah daerah di Jawa tengah. Pada fieldtrip kali ini, mahasiswa diajak untuk mengunjungi Eduwisata Peternakan Terintegrasi Kampung Sapi PO Sitiadi, Kab. Kebumen, kemudian dilanjutkan ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul (BBPTU) Baturaden Kab. Banyumas, dan ke Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Kab. Cilacap. Mahasiswa sebanyak 149 orang didampingi dengan 4 dosen dan 6 staf.

foto 2

Rombongan berangkat dari Kampus pada Hari Senin tanggal 30 Oktober 2017 langsung menuju Eduwisata Peternakan Terintegrasi Kampung Sapi PO Sitiadi, Kab. Kebumen. Disana mahasiswa di pandu langsung oleh Ketua Kelompok Tani Bapak Hadi Waluyo untuk berkeliling di lokasi, dan mengenalkan ciri khas sapi PO (peranakan Ongole) di kab. Kebumen. dengan ciri-ciri, gelambirnya menyambung sampai ke perut, dahinya lebih menonjol (nonong), moncong dan ujung ekornya berwarna hitam, Selain itu, mahasiswa juga dijelaskan bagaimana cara pengolahan limbah berupa biogas dan dibuat pupuk organik untuk tanaman di area eduwisata yang sudah dikelola dengan baik oleh Kelompok Tani setempat. Eduwisata yang baru dilaunching oleh Bapak Bupati Kebumen, yaitu Bapak Ir. H. Mohammad yahya Fuad, SE. pada 19 Okober 2017 ini mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat sekitar, tidak hanya yang berada di Kab. Kebumen, tapi juga kabupaten-kabupaten lain disekitarnya. Kampung ini dibangun oleh kab. Kebumen sebagai dukungan terhadap sapi PO unggulan kab kebumen, yang harapannya dapat menjadi tempat penelitian dan pengambilan bibit unggul untuk sapi PO di Indonesia.

foto 3

Setelah dari Eduwisata Kampung Sapi PO Kebumen, perjalanan dilanjutkan ke Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Baturaden, di Purwokerto, Banyumas. Rombongan disambut oleh Kepala Seksi Informasi Bapak Heri Supriadi,S.Pt. oleh beliau, rombongan diajak berkeliling untuk meninjau dan melihat proses pemelihraan sampai produksi hasil ternak maupun pasca panen. Selain itu, beliau juga mengajak mahasiswa dan pendamping untuk belajar mengenai pembibitan sapi perah, perawatan sapi perah dengan cara umbaran, hingga memerah susu dengan menggunakan mesin perah otomatis. BBPTU sendiri merupakan salah satu UPT Kementerian Pertanian yang fokus terhadap Pembibitan sapi perah dengan total kurang dari 500 ekor sapi perah. Mahasiswa terlihat sangat antusias terhadap seluruh rangkaian kunjungan ke BBPTU Baturaden.

foto 4

Setelah dari Baturaden, rombongan melanjutkan perjalanan pada hari selasa pagi, 31 oktober 2017 ke Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas II Cilacap. SKP Kelas II Cilacap juga merupakan salah satu UPT Kementerian Pertanian di bawah Badan Karantina Pertanian. Disana, mahasiswa mempelajari tentang operasional dokumen keluar masuk impor-ekspor dan domestik, serta standart mutu produk yang harus dimiliki oleh para pelaku usaha bidang peternakan, pengarahan dan penjelasan dilokasi tempat karantina hewan di pelabuhan dan kandang karantina sebelum diedarkan kepada masyarakat agar lolos seleksi baik kesehatan dan surat menyurat asal ternak.

Perjalanan berakhir di Benteng Pendem situs peninggalan sejarah di Cilacap, benteng ini berada di pesisir pantai yang berhadapan langsung dengan Teluk Penyu. Setelah sedikit melepas lelah, rombongan melaju ke Magelang untuk kembali ke kampus STPP Magelang. (tantyanuar/nur khamid/dion/minda/asih)

Leave a Reply
Your email address will not be published.

You must be logged in to post a comment .