Ujian Nasional (UN) bukan hanya sekedar ujian biasa, UN dipandang sebagai sesuatu yang sangat penting yang menentukan kelulusan seorang siswa, baik tingkat SD, SMP, maupun SMA. Berbagai cara dilakukan dalam rangka menyiapkan diri menjelang UN, melalui persiapan fisik, persiapan belajar, dan persiapan mental. Salah satunya melalui kegiatan outbond yang dilaksanakan oleh siswa kelas 9 SMPN 2 Bandongan. Setelah melalui hari-hari yang berat dalam menyiapkan diri melalui bidang akademik, siswa SMPN 2 Bandongan melalukan penyegaran otak maupun fisik, agar mental siswa menjadi lebih siap saat menghadapi UN. Jumlah keseluruhan peserta Outbond siswa SMPN 2 Bandongan sejumlah 152 orang, kegiatan di laksanakan di seputar perkandangan STPP Magelang pada hari Rabu, tanggal 1 April 2017.

            Kegiatan diawali dengan Sosialisasi Regenerasi Petani khususnya bidang peternakan oleh Lutfan Makmun, SST., MP. dari Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) yang memberikan gambaran tentang arti penting generasi penerus agar tetap mencintai dan bergerak di dunia pertanian mengingat makin turunnya minat generasi muda untuk berkecimpung dalam pertanian. Dunia pertanian kedepan akan mengalami banyak tantangan terutama minimnya sumber daya manusia tangguh bidang pertanian. Saat ini pelaku usaha pertanian masih didominasi generasi tua, sehingga perlu adanya generasi emas pengganti yang siap meneruskan perjuangan untuk ketahanan dan kedaualatan pangan Indonesia.

            Dari awal mulainya permainan, sudah terlihat antusiasme para peserta dalam mengikuti instruksi dari tim outbond STPP Magelang. Dari 152 orang peserta dibagi menjdai 10 suku dengan nama suku sesuai dengan nama bendera kebanggaan suku. Diantaranya adalah suku hitam, kuning, putih, biru dan lain sebagainya. Pada setiap permainan diambil juara 1,2, dan 3 yang nantinya akan mendapat medali Emas, Perak, dan Perunggu dengan peroleh skor 5, 2, dan 1. Permainan pertama adalah Yel-yel dan lagu yang dimenangkan oleh suku kuning 2 mendapat medali Emas, suku Biru mendapat medali Perak dan suku hitam maraih medali perunggu. Sehingga untuk sementara bendera supremasi dipegang oleh suku kuning 2.

Selain yel-yel dan lagu masih banyak permainan lagi yaitu menara pizza, meriam si jagur, juggling, dan sebagainya. Terdapat 10 pos permainan yang harus dilalui peserta outbond dengan 2 instruktur pada setiap permainannya yang merupakan mahasiswa semester 4 dan 6 STPP Magelang Jurusan Penyuluhan Peternakan. Meskipun gerimis sempat mengguyur kegiatan outbond tetapi tidak meyurutkan semangat dan antuasiame peserta maupun instruktur outbond. Kerjasama dan keakraban antar peserta dan instruktur menjadikan semangat tersendiri dalam acara pada siang hari itu.

            Pada akhir kegiatan, tim instruktur outbond merekap dan mengumumkan pemenang atau suku yang layak memegang bendera supremasi, raut tegang tergambar samar di wajah setiap peserta outbond. Sebelum membacakan pemenang tim outbond menegaskan bukanlah suatu kemenangan yang dicari melainkan nilai-nilai sosial yang terdapat pada setiap permain yang telah dilalui. Dan akhirnya bendera supremasi diraih oleh suku putih 2 dengan total 24 yang terdiri dari 4 medali emas dan 2 medali perak. Dan untuk menutup acara outbond siang itu, peserta kembali mengucapkan yel-yel, bukan yel-yel suku lagi, melainkan yel-yel SMPN 2 Bandongan.

Oleh : RAYSHA RAHMA_Rumah Inovasi

Leave a Reply
Your email address will not be published.

You must be logged in to post a comment .